DELI SERDANG | GAYA MEDAN.COM-Kafe Kita (Jannah) di Kecamatan Patumbak mendadak berubah menjadi lautan kepanikan saat tim gabungan menggelar razia narkoba pada Minggu (28/6/2026) dini hari. Operasi yang dipimpin langsung Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, berakhir ricuh menjadi medan perang setelah petugas dihadang massa yang mengamuk.
Dentuman musik disko mendadak terhenti ketika aparat memasuki lokasi. Ratusan pengunjung berhamburan menyelamatkan diri, sementara petugas langsung menutup seluruh akses keluar.
Dalam pemeriksaan, petugas menemukan dugaan modus pil ekstasi yang telah dilarutkan ke dalam botol air mineral. Tes urine pun dilakukan di lokasi terhadap para pengunjung.
Hasilnya, sebanyak 23 orang yang terdiri dari 16 pria dan 7 wanita dinyatakan positif narkoba. Dari jumlah tersebut, seorang oknum kepala desa turut diamankan setelah hasil tes urinenya juga dinyatakan positif.
Kericuhan pecah ketika para pengunjung yang terjaring hendak dibawa menggunakan truk Satpol PP. Pemilik kafe berinisial MS disebut meminta agar DJ dan kasir dilepaskan. Permintaan itu ditolak petugas, hingga situasi berubah menjadi kacau.
Massa yang tersulut emosi kemudian mengepung aparat. Bahkan, dua orang yang mengaku sebagai wartawan berinisial SH dan JL diduga ikut memprovokasi kerumunan.
Teriakan "Bakar...! Bakar...!" menggema di lokasi. Massa diduga merusak kendaraan operasional petugas serta melontarkan ancaman kepada aparat. Di tengah kekacauan itu, dua orang yang telah diamankan berhasil melarikan diri.
Menghadapi situasi yang semakin memanas, BNNK Deli Serdang meminta bantuan personel dari BNNP Sumut dan Polrestabes Medan. Kerusuhan akhirnya berhasil dikendalikan.
Sebanyak enam orang diamankan terkait aksi kerusuhan tersebut. Empat di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perusakan, provokasi, dan menghalangi proses penyidikan. Sementara seorang berinisial JL masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Di sisi lain, sebanyak 20 orang yang dinyatakan positif narkoba menjalani rehabilitasi di BNNK Deli Serdang.
Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, menegaskan pihaknya tidak akan gentar menghadapi siapa pun yang berupaya menghalangi pemberantasan narkoba.
"Kami meminta seluruh DPO segera menyerahkan diri. Jika tetap melarikan diri, akan dilakukan tindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Negara tidak boleh kalah melawan peredaran narkoba," tegasnya.(GM)
