MEDAN | GAYA MEDAN.COM- Polisi mengungkap penyebab kematian MN (15), anggota geng motor Nekat Kami Bang (NKB) yang tewas usai diduga dianiaya kelompok geng motor SL, SKM, dan TOWAGA.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Omrin Siallagan, mengatakan hasil sementara autopsi menunjukkan korban mengalami sejumlah luka serius akibat senjata tajam di berbagai bagian tubuh.
“Korban didapatkan mengalami luka bacok di bagian kepala, punggung, dan beberapa bagian tubuh lainnya,” ujar Omrin saat konferensi pers di Polrestabes Medan, Selasa (23/6/2026).
Tak hanya itu, hasil pemeriksaan forensik juga menemukan adanya robekan pada pembuluh darah besar jantung yang disertai pendarahan hebat. Dari temuan tersebut, tim forensik menyimpulkan luka tusuk di bagian punggung kanan menjadi penyebab utama kematian korban.
“Penyebab kematian adalah luka tusuk pada punggung kanan yang mengenai tulang iga kelima dan menembus pembuluh darah besar jantung sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Omrin membacakan hasil pemeriksaan dokter forensik.
Meski demikian, polisi menegaskan hasil autopsi tersebut masih bersifat sementara dan belum menjadi kesimpulan akhir dari tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
“Belum final, ini masih hasil sementara. Hasil resmi nantinya akan disampaikan pihak forensik,” tegasnya.
Menurut keterangan dokter forensik, korban diperkirakan telah meninggal sekitar 12 jam sebelum proses pemeriksaan dilakukan.
Sementara itu, polisi masih terus memburu kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus berdarah tersebut, termasuk para petinggi kelompok geng motor yang diduga terlibat.
“Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain, termasuk para ketua geng motor,” pungkas Omrin.(GM)
