
TEBING TINGGI |GAYA MEDAN.COMSuasana di areal perkebunan PT Bridgestone mendadak mencekam pasca-pecahnya bentrokan berdarah terkait sengketa lahan. Tak mau kecolongan dan antisipasi adanya aksi balas dendam alias bentrok susulan, personel gabungan dari Yon B Sat Brimob Polda Sumut dan Polres Tebing Tinggi langsung tancap gas melakukan pengamanan ekstra ketat pada Jumat (26/6/2026) malam.
Tak tanggung-tanggung, petugas langsung mengepung dan bersiaga penuh di lima titik yang dianggap paling rawan menjadi sumbu ledak konflik.
Kabar turunnya pasukan elite Polri ini pun dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono, pada Sabtu (27/6/2026). Kepada awak media, ia menegaskan bahwa penebalan pasukan ini sengaja dilakukan agar konflik tidak semakin melebar ke mana-mana.
"Benar, Polres Tebing Tinggi bersama Yon B Sat Brimob Polda Sumut langsung bergerak cepat menggelar patroli skala besar dan menyisir areal PT Bridgestone pada Jumat malam lalu. Ada lima titik rawan yang kita jaga ketat selama 24 jam penuh," ungkap AKP Mulyono tegas.
Adapun kelima titik "panas" yang kini dijaga ketat aparat antara lain: Kantor Manajer PT Bridgestone, Lapangan Dusun II Desa Nagur Pane, Kampung Siromang Dusun VI Desa Tinokkah, Pondok VI Dusun III Desa Parlambean, dan Kantor Afdeling Pondok VII Dusun IV Desa Parlambean.
AKP Mulyono juga menambahkan, diterjunkannya personel Brimob berbaju loreng dan bersenjata lengkap ini bukan untuk menakut-nakuti warga, melainkan untuk meredam tensi yang sempat memanas serta menyikat habis segala bentuk gangguan kamtibmas di lokasi sengketa.
Di sela-sela patroli menyisir kegelapan malam, petugas gabungan juga menyambangi pemukiman dan mengingatkan warga sekitar agar tetap berkepala dingin.
"Masyarakat kita minta jangan mau dipanas-panasi atau gampang terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja mau cari untung dari keributan ini. Jaga ketertiban. Kalau nengok (melihat) ada pergerakan massa atau indikasi ribut-ribut lagi, langsung laporkan ke pos polisi terdekat, biar kita sikat," tambah Mulyono.
Dengan hadirnya pasukan gabungan di lapangan, diharapkan situasi di areal PT Bridgestone bisa kembali kondusif dan masyarakat bisa bernapas lega tanpa dihantui ketakutan akan adanya bentrok susulan.
"Sebagai penegak hukum, keselamatan masyarakat adalah yang utama. Kita mau pastikan stabilitas keamanan di wilayah PT Bridgestone ini aman terkendali dan kondusif," pungkas perwira dengan tiga balok emas di pundak tersebut. (GM)