Gayamedan.com – Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, menegaskan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan RSUD dr Pirngadi Medan sebagai pusat pelayanan kesehatan utama di Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin dalam kegiatan silaturahmi dan sosialisasi penguatan kinerja pelayanan yang dihadiri jajaran direksi, dokter spesialis, dan tenaga medis di RSUD dr Pirngadi, Rabu (1/4/2026).
Ia menekankan pentingnya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Menurut Zakiyuddin, peran dokter dan tenaga medis merupakan ujung tombak dalam sistem pelayanan kesehatan. Keberadaan fasilitas yang baik, kata dia, tidak akan optimal tanpa didukung kualitas pelayanan dari tenaga medis.
“Tanpa dokter, sehebat apa pun rumah sakit tidak akan berarti. Kunci utama pelayanan kesehatan ada pada dokter, baik umum maupun spesialis,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor kesehatan menjadi indikator penting kemajuan daerah. Karena itu, Pemerintah Kota Medan berkomitmen memperkuat layanan kesehatan melalui peningkatan fasilitas dan sumber daya manusia di RSUD dr Pirngadi.
Zakiyuddin mengakui, dalam beberapa tahun terakhir RSUD dr Pirngadi menghadapi tantangan, terutama sejak diberlakukannya sistem BPJS Kesehatan yang memberi pilihan lebih luas bagi masyarakat untuk berobat ke berbagai rumah sakit, termasuk swasta.
Meski demikian, Pemko Medan terus melakukan pembenahan, di antaranya rencana pembangunan gedung baru dengan dukungan pemerintah pusat.
“Saya sudah bertemu Menteri Kesehatan dan Menteri PUPR. Insyaallah disetujui anggaran sekitar Rp600 miliar untuk pembangunan gedung baru,” katanya.
Selain itu, Pemko Medan juga akan merenovasi 41 puskesmas di seluruh kecamatan guna memperkuat layanan kesehatan dasar.
Zakiyuddin menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan kebersihan rumah sakit menjadi faktor utama dalam menarik kembali minat masyarakat.
“Pelayanan dan kebersihan adalah kunci. Gedung bagus saja tidak cukup kalau pelayanannya tidak baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak para dokter, khususnya spesialis, untuk berperan aktif dalam mengembalikan kepercayaan masyarakat agar tidak lagi berobat ke luar negeri.
“Kita harus meyakinkan masyarakat bahwa berobat di Medan, khususnya di RSUD dr Pirngadi, tidak kalah dengan luar negeri,” ujarnya.
Zakiyuddin berharap adanya kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan tenaga medis dalam meningkatkan mutu layanan, termasuk memberikan masukan terkait kebutuhan rumah sakit, baik dari sisi alat kesehatan maupun sistem pelayanan.
Melalui langkah tersebut, Pemko Medan menargetkan RSUD dr Pirngadi kembali menjadi rumah sakit rujukan utama yang dipercaya masyarakat serta mampu bersaing dengan rumah sakit swasta maupun layanan kesehatan luar negeri.


