SERGAI | GAYA MEDAN.COM-Kecelakaan keras kembali terjadi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai. Dua sepeda motor terlibat tabrakan frontal atau "laga kambing" di Jalan Umum Medan–Tebing Tinggi, Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Benturan keras di tengah keheningan malam itu membuat empat orang pengendara dan penumpang terpental ke badan jalan hingga mengalami berbagai luka di bagian wajah, kepala, dan tubuh.
Peristiwa bermula saat Honda Vario BK 4254 MBG yang dikendarai Dimas (21), berboncengan dengan Akka Arianto (20), melaju dari arah Desa Sialang Buah menuju Desa Matapao. Diduga kurang fokus saat berkendara, motor yang dikemudikan Dimas melebar ke jalur kanan.
Nahas, dari arah berlawanan muncul Honda Beat tanpa nomor polisi yang dikendarai HA (15) bersama rekannya AI (15). Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan keras di bagian depan kedua kendaraan pun tak dapat dihindari.
Suara benturan menggelegar memecah suasana dini hari. Kedua motor ringsek, sementara para korban terkapar di aspal dengan kondisi luka-luka.
Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan kecelakaan dipicu kelalaian pengendara Honda Vario yang melebar ke jalur lawan.
"Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari sehingga kedua kendaraan bertabrakan di bagian depan," jelasnya, Rabu (17/6/2026).
Akibat kejadian itu, Dimas mengalami lebam pada mata kanan, pendarahan di kedua telinga, serta luka lecet di tangan. Akka Arianto mengalami luka pada pelipis dan kedua lengan. Sementara HA mengalami luka lecet di lutut dan bibir serta lebam di mata kiri. AI juga mengalami luka lecet di pipi dan lutut serta lebam pada kelopak mata.
Keempat korban langsung dilarikan ke RSUD Sultan Sulaiman untuk mendapatkan penanganan medis.
Fakta yang lebih mengejutkan, seluruh korban diketahui tidak menggunakan helm saat berkendara. Bahkan pengendara Honda Beat yang masih berusia 15 tahun juga tidak memiliki SIM maupun STNK yang sah.
Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp2 juta. Saat ini kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan di Unit Gakkum Satlantas Polres Sergai guna proses penyelidikan lebih lanjut.(GM)
