Gayamedan.com – Suasana haru mewarnai Safari Ramadan Pemko Medan di Masjid As Sholihin, Jalan Sei Bilah, Kelurahan Babura Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Senin (2/3/2026).
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengaku tersentuh melihat langsung praktik toleransi yang hidup di tengah masyarakat.
Masjid As Sholihin berdiri berdampingan dengan sebuah gereja. Bagi Rico Waas, pemandangan tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata harmonisasi antarumat beragama di Kota Medan.
“Masjid yang hari ini kita kunjungi salah satu yang paling unik di Kota Medan karena tepat bersebelahan dengan gereja. Ini harus menjadi contoh baik bagi kita semua, bagaimana masyarakat di sini dapat beribadah dengan tenteram. Bahkan saya lihat Ketua BKM dan pendetanya juga saling bersahabat,” ujar Rico Waas.
Ia mengaku terharu melihat kehidupan harmonis antara umat Muslim dan Nasrani yang terjalin secara alami.
“Kalau saja kita semua bisa berpikir terbuka dan berdamai seperti ini, alangkah indahnya bangsa kita,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan jamaah.
Salah satu momen yang paling berkesan baginya adalah saat jamaah masjid menggunakan lahan parkir gereja dengan nyaman. Menurutnya, sikap saling menghargai seperti itulah yang menjadi fondasi kekuatan Kota Medan.
“Tadi kita parkir di mana? Di gereja kita parkir. Nanti kalau gereja butuh bantuan, rekan-rekan BKM juga siap membantu. Inilah cara kita hidup di Kota Medan,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Rico Waas mengajak masyarakat untuk terus memelihara persaudaraan dan hidup saling peduli.
“Di dalam darah kita semua mengalir Merah Putih. Kita sebangsa dan setanah air. Bangsa kita kuat kalau kita bersatu, bangsa kita maju kalau kita saling menghargai,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas menerima tanda kehormatan berupa rompi dari pengurus Masjid As Sholihin. Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan dari Pemko Medan, antara lain hibah Rp50 juta untuk renovasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta beserta paket Ramadan, akta pendirian koperasi masjid, satu unit gerobak usaha, satu set rak buku dan buku-buku, satu set tenis meja, 100 polybag bibit cabai, serta santunan kepada anak-anak yatim piatu.
Selain itu, Pemko Medan membuka layanan publik gratis di lokasi, meliputi pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, serta pengurusan izin usaha.
Sebelumnya, Ketua BKM Masjid As Sholihin H. Kamal Basri Siregar menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan pertama Wali Kota Medan ke masjid tersebut. Ia menuturkan Masjid As Sholihin menjadi satu-satunya masjid di Kota Medan yang berdiri bersebelahan dengan gereja.
“Hingga saat ini tidak pernah ada masalah dalam setiap pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kami berharap masjid ini menjadi ikon Kota Medan yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi,” ujarnya.
Safari Ramadan Pemko Medan itu turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, Camat Medan Sunggal, serta para lurah, dan diisi dengan tausiah, salat magrib berjamaah, serta buka puasa bersama. (gm/ar)


