MEDAN |GAYA MEDAN.COM-Kasus kematian tragis seorang siswa SMK berinisial AJZ (17) di Kabupaten Nias Utara hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar. Meski telah berjalan lebih dari satu bulan, pihak kepolisian belum menetapkan tersangka maupun mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut memicu gelombang protes dari mahasiswa dan masyarakat Nias di Kota Medan. Dalam dua pekan terakhir, sejumlah aksi unjuk rasa digelar untuk mendesak aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus yang dinilai telah meresahkan masyarakat.
Menanggapi desakan publik tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa kasus tersebut kini sedang dalam penanganan dan penyelidikan intensif oleh Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum.
“Untuk kasus ini sedang kami selidiki. Tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Sumut juga tengah melakukan analisis terhadap kasus ini,” ujar Ferry di Mapolda Sumut, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, bersama Kasubdit III Jatanras dan tim penyidik telah turun langsung ke lokasi kejadian guna mengumpulkan berbagai bukti dan keterangan yang diperlukan untuk mengungkap fakta sebenarnya.
“Iya benar, tim dari Direktorat yang dipimpin langsung oleh Direktur sudah turun ke lokasi kejadian,” katanya.
Ferry juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Ia menegaskan bahwa Polda Sumut berkomitmen mengusut perkara ini hingga tuntas dan mengungkap seluruh fakta yang ada.
Diketahui, AJZ (17) ditemukan meninggal dunia di Desa Hikina’a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, pada Jumat (15/5/2026).
Korban ditemukan oleh warga bersama pihak keluarga di aliran sungai yang berada di kawasan perkebunan setelah sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari. Di sekitar lokasi penemuan jenazah, ditemukan sejumlah barang milik korban berupa tas, seragam sekolah, dan sepatu.
Hingga saat ini, penyebab kematian AJZ masih menjadi misteri dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. Desakan publik pun terus menguat agar kasus tersebut segera menemukan titik terang dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.(GM)
