LABURA | GAYA MEDAN.COM-Amarah warga Desa Sukarame Baru, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), meledak tak terbendung. Tiga unit mess karyawan milik PT Agrinas Palma Nusantara dibakar massa, Selasa (16/6/2026) malam. Tak hanya itu, enam unit kendaraan yang berada di lokasi juga hangus dilalap si jago merah.
Aksi pembakaran tersebut diduga dipicu kematian Luis David Hutabarat, warga setempat, yang disebut-sebut menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum TNI yang bertugas di lingkungan PT Agrinas Palma Nusantara.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula saat terjadi dugaan penganiayaan terhadap korban. Akibat insiden itu, Luis David Hutabarat meninggal dunia. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab maupun kronologi lengkap yang memicu terjadinya penganiayaan tersebut.
Kabar meninggalnya korban sontak memicu kemarahan warga. Massa yang mengetahui peristiwa itu disebut langsung memburu oknum TNI yang diduga terlibat. Oknum tersebut dikabarkan berusaha melarikan diri menggunakan sebuah mobil minibus.
Pengejaran berlangsung dramatis. Warga terus membuntuti kendaraan yang ditumpangi oknum TNI tersebut hingga ke Mapolsek Kualuh Hulu. Dalam pelariannya, mobil minibus itu sempat menjadi perhatian karena ban depan sebelah kiri terlepas dari velg. Namun sopir tetap memacu kendaraan dalam upaya menyelamatkan diri dari kejaran massa.
Setibanya di Mapolsek Kualuh Hulu, oknum TNI itu disebut berusaha mengamankan diri. Sementara itu, amarah warga yang terus memuncak berujung pada aksi pembakaran mess karyawan PT Agrinas Palma Nusantara dan sejumlah kendaraan di lokasi perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Barus belum memberikan keterangan terkait peristiwa tersebut. Konfirmasi yang dikirim wartawan melalui pesan singkat juga belum mendapat respons. Hal serupa dilakukan Kanit Reskrim Polsek Kualuh Hulu, Ipda Ramadhan Hilal, yang belum memberikan jawaban atas upaya konfirmasi.(GM)
