
DELI SERDANG | GAYA MEDAN .COM-Jalur pegunungan Medan–Berastagi kembali menumpahkan darah segar. Kecelakaan beruntun yang sangat mengerikan terjadi di Jalan Jamin Ginting, tepatnya di depan komplek Green Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang pada Jumat (17/07/2026) sekira pukul 10.30 WIB. Sebanyak 9 kendaraan terdiri dari 8 unit mobil dan satu sepeda motor ringsek tak berbentuk setelah dihantam truk box yang diduga mengalami rem blong. Empat orang dipastikan tewas mengenaskan dan 8 orang luka-luka saat kejadian.
Berdasarkan investigasi di lapangan, petaka bermula saat mobil L300 dengan nomor polisi BK 1905 EH melaju kencang dari arah Medan menuju Berastagi. Setibanya di lokasi, mobil tersebut mendadak hilang kendali dan langsung menghantam bokong truk Colt Diesel di depannya. Benturan keras itu sontak membuat arus lalu lintas dari arah Berastagi menuju Medan melambat akibat kepanikan warga.
Namun nasib malang tak dapat ditolak. Dari arah belakang, meluncur deras satu unit truk box bermuatan penuh galon air mineral. Diduga kuat akibat rem tidak berfungsi alias blong di jalanan menurun, truk monster tersebut hilang kendali dan menyapu bersih antrean kendaraan di depannya tanpa ampun. Suara dentuman besi beradu jeritan histeris para korban seketika memecah keheningan Desa Suka Makmur.
Mendapat laporan mencekam dari warga, Kapolsek Pancur Batu Kompol Junaidi, S.H. bersama puluhan personelnya langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi berdarah tersebut.
"Benar, anggota kami langsung bergerak cepat ke TKP untuk mengevakuasi korban yang terjepit di dalam mobil, mengamankan barang bukti, dan mengurai kemacetan parah yang sempat lumpuh total. Untuk penyebab pasti kecelakaan beruntun ini, tim penyidik kami masih melakukan penyelidikan mendalam dan mendata seluruh kendaraan yang terlibat," tegas Kompol Junaidi saat dikonfirmasi langsung di lokasi kejadian.
Akibat hantaman brutal tersebut, tiga warga Sidikalang tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan, yakni Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), dan Samsir Sitinjak (30). Sementara satu korban tewas lainnya dievakuasi ke Puskesmas Bandar Baru atas nama Anton Simorangkir (yang sebelumnya sempat terdata sebagai Mr. X).
Jerit tangis keluarga juga pecah di Puskesmas Sibolangit dan RSUP H. Adam Malik Medan tempat belasan korban luka-luka dirawat intensif akibat menderita patah tulang dan luka robek parah.
Menutup keterangannya, Kapolsek Pancur Batu melempar peringatan keras bagi para pengemudi yang kerap menyepelekan kelaikan kendaraan saat melintasi jalur tengkorak tersebut.
"Kami mengimbau dengan sangat tegas kepada seluruh pengguna jalan! Periksa kondisi kendaraan Anda secara berkala sebelum bepergian, terutama sistem pengereman. Jalur pegunungan Medan–Berastagi ini sangat ekstrem, jangan bertaruh nyawa di jalan raya karena kelalaian!" cetus Kompol Junaidi dengan nada tinggi.(GM)