Tragis di Subuh Buta! ASN BPN Tewas Mandi Darah di Apertemen Skyview

Minggu, 12 Juli 2026 | 03:09 WIB Last Updated 2026-07-11T20:14:41Z

 


MEDAN | GAYA MEDAN.COM
-Suasana tenang di Apartemen Skyview Setia Budi, Jalan Abdul Hakim, Kecamatan Medan Selayang, mendadak pecah dan gempar. Seorang pria berinisial AL ditemukan tewas mengenaskan di halaman apartemen pada Jumat (10/7/2026) sekira pukul 04.00 WIB.


​Korban yang belakangan diketahui bernama Apriaman Lase, SH, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di ATR/BPN Kabupaten Nias Utara, ditemukan dalam kondisi yang sangat mengerikan. Kaki kanannya terputus di bawah lutut, sementara kepala dan tubuhnya hancur bersimbah darah. Diduga kuat, korban terjun bebas dari lantai 12 gedung tersebut.

​Kepala Lingkungan setempat, Junaidi Sembiring, mengaku terkejut saat mendapat laporan dari pihak pengelola gedung yang terkesan lambat.

​"Saya baru menerima laporan dari manajemen apartemen sekitar pukul 06.30 WIB, padahal kejadiannya subuh. Informasinya dia melompat dari lantai 12 apartemen. Begitu saja info awal yang saya terima," ungkap Junaidi dengan nada heran, Sabtu (11/7/2026).

​Saat dicecar mengenai siapa saja yang berada di dalam kamar bersama korban sebelum kejadian, Junaidi menggelengkan kepala.
​"Saya sama sekali tidak mengetahui siapa yang bersama korban sebelum kejadian, maupun sejak kapan korban menginap di apartemen tersebut," tambahnya.

​Aparat kepolisian dari Polsek Sunggal dan Tim Inafis Polrestabes Medan yang tiba di lokasi langsung bergerak cepat. Garis polisi dipasang mengitari jasad korban, dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) segera digelar. Beberapa saksi mata, termasuk sekuriti dan pihak manajemen, langsung digelandang untuk dimintai keterangan.

​Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Herman Sentosa, saat dikonfirmasi membenarkan identitas serta status profesi korban yang tewas di lokasi kejadian.

​"Benar, korban meninggal dunia adalah seorang ASN BPN Kabupaten Nias Utara atas nama Apriaman Lase, SH," ujar Iptu Herman singkat.

​Hingga saat ini, misteri di balik jatuhnya sang ASN dari lantai 12 masih gelap gulita. Apakah murni bunuh diri atau ada main belakang (pembunuhan), pihak kepolisian masih enggan gegabah mengambil kesimpulan.

​Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Riski Lubis, meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak menyebarkan rumor liar yang belum pasti.

​"Kasus ini masih dalam penyelidikan mendalam. Kami masih mencocokkan hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta bukti-bukti lain yang dikumpulkan penyidik di lapangan. Tolong jangan berspekulasi," tegas AKBP Adrian kepada wartawan.(GM)


iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tragis di Subuh Buta! ASN BPN Tewas Mandi Darah di Apertemen Skyview

Trending Now