DELISERDANG | GAYA MEDAN.COM-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Dalam operasi yang dilakukan Senin (13/7/2026), polisi menangkap dua pria berinisial A (36) dan AH (44) di lokasi berbeda dengan barang bukti sabu.
Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi SH MH mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat tentang seorang pria yang diduga membawa sabu di Simpang Sidourip, Desa Sidourip, Kecamatan Beringin.
"Menindaklanjuti laporan itu, personel langsung melakukan penyelidikan hingga menemukan tersangka A sedang mengendarai sepeda motor. Saat digeledah, petugas menemukan satu plastik klip berisi sabu seberat bruto 3,18 gram yang disimpan di dalam kotak rokok di kantong celananya," ujarnya ditulis Kamis (23/7/2026)
Dari hasil pemeriksaan, A mengakui sabu tersebut miliknya. Ia juga mengungkapkan barang haram itu diperoleh dari seseorang di wilayah Percut Sei Tuan atas suruhan rekannya, AH.
Berbekal keterangan itu, polisi bergerak melakukan pengembangan. Sekitar pukul 18.15 WIB, petugas berhasil menangkap AH di Jalan Sadar, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam.
"Dari rumah tersangka AH, kami menyita satu plastik klip berisi sabu seberat bruto 0,50 gram serta lima plastik klip kosong yang diduga akan digunakan untuk mengemas narkotika," kata Fery.
AH juga mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang di kawasan Percut Sei Tuan. Polisi kini masih memburu pemasok yang identitasnya telah dikantongi.
Kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Deli Serdang. Penyidik masih melengkapi pemeriksaan saksi, tersangka, hasil uji awal barang bukti, serta melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba tersebut.
"Kami mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian. Polresta Deli Serdang akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari narkoba," tegas Kompol Dr. Fery Kusnadi.(GM)
