Tangis Orang Tua Pecah di Kantor Gubernur, Bobby Ungkap Biang Kerok Tagihan Rp147 Juta

Selasa, 09 Juni 2026 | 03:19 WIB Last Updated 2026-06-08T20:19:58Z


MEDAN | GAYA MEDAN.COM-
Publik Sumatera Utara dibuat geger setelah muncul kisah memilukan pasangan suami istri yang memohon bantuan biaya pengobatan anak mereka usai ditagih biaya fantastis mencapai Rp147 juta di rumah sakit. Video tangisan keluarga pasien di Kantor Gubernur Sumut pun langsung viral dan mengundang simpati masyarakat.


Menanggapi polemik tersebut, Bobby Nasution akhirnya buka suara. Ia mengungkap bahwa persoalan ini diduga bermula dari kesalahan proses rujukan rumah sakit, di mana pasien justru diarahkan ke rumah sakit yang tidak melayani peserta BPJS Kesehatan.


“Kenapa pasien BPJS bisa dirujuk ke rumah sakit non-BPJS?” menjadi sorotan yang disampaikan Bobby. Ia menegaskan pihak keluarga pasien tidak bisa disalahkan dalam situasi tersebut.


Tak tinggal diam, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara disebut telah turun tangan langsung untuk membantu menyelesaikan persoalan dengan menanggung biaya pengobatan yang membebani keluarga pasien.


Tak hanya itu, Bobby juga memberi sinyal akan meminta pertanggungjawaban pihak rumah sakit perujuk karena dinilai telah mengarahkan pasien ke fasilitas yang tidak tepat. Menurutnya, di Kota Medan banyak rumah sakit pemerintah maupun swasta yang memiliki fasilitas lengkap dan menerima layanan BPJS.


Kasus ini sebelumnya meledak di media sosial setelah video pasangan suami istri yang memohon bantuan demi kesembuhan sang anak di Kantor Gubernur Sumut menyita perhatian warganet. Kini publik menanti, siapa yang akan bertanggung jawab atas polemik tagihan ratusan juta tersebut? (GM)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Tangis Orang Tua Pecah di Kantor Gubernur, Bobby Ungkap Biang Kerok Tagihan Rp147 Juta

Trending Now