MEDAN | GAYA MEDAN.COM-Suasana tempat hiburan malam (THM) di Kota Medan mendadak tegang. Polda Sumatera Utara menggelar razia besar-besaran di Jetplane dan Capital Building, Senin (25/5/2026) malam hingga Selasa dini hari. Bukan sekadar tes urine, kali ini polisi membawa “senjata baru” berupa alat tes liur untuk memburu pengguna vape ilegal yang diduga mengandung etomidate.
Sekitar 60 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut. Tim yang terdiri dari Ditresnarkoba Polda Sumut, Samapta, Propam, Intelkam, Bidokkes hingga unsur POM TNI menyisir setiap sudut lokasi hiburan malam, termasuk room-room tertutup yang kerap menjadi tempat nongkrong pengunjung.
Tak ada yang luput dari pemeriksaan. Selain penggeledahan badan dan barang bawaan, sejumlah pengunjung juga diminta menjalani tes urine dan pemeriksaan liur guna mendeteksi kandungan etomidate—zat berbahaya yang belakangan disebut marak dicampurkan ke dalam vape ilegal.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Thommy Aruan, Kamis (28/5/2026) menyebut razia ini menjadi yang pertama di Sumatera Utara menggunakan metode tes liur untuk memburu pengguna vape mengandung etomidate.
“Selain tes urine, kita juga melakukan pemeriksaan sampel liur untuk mendeteksi penggunaan vape yang mengandung etomidate,” ujar Thommy usai razia di Capital Building Medan.
Sebanyak 19 orang terdiri dari 15 pria dan empat wanita diperiksa petugas. Namun hasilnya, seluruh sampel dinyatakan negatif narkotika maupun zat sasaran pemeriksaan.
Meski nihil temuan, polisi memastikan razia serupa bakal terus digelar demi menutup ruang peredaran narkoba dan vape ilegal di tempat hiburan malam.
"Jangan coba-coba memakai narkoba maupun vape ilegal mengandung etomidate. Pengawasan dan penindakan akan terus kami lakukan,” tegas Thommy.(GM)
