Lapas Bagansiapiapi Perkuat Deteksi Dini Kesehatan WBP Melalui Skrining Penyakit Menular

REDAKSI
Selasa, 10 Februari 2026 | 18:15 WIB Last Updated 2026-02-10T11:15:48Z


Gayamedan.com
- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, memperkuat deteksi dini kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan skrining penyakit menular bagi tahanan baru, Selasa (10/2).


Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Serbaguna Lapas Bagansiapiapi tersebut bekerja sama dengan Puskesmas Bagansiapiapi sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas.


Skrining meliputi pemeriksaan rapid test HIV, sifilis, serta pemeriksaan dahak untuk deteksi tuberkulosis (TBC) paru. Dari hasil pemeriksaan sementara, satu orang WBP dinyatakan reaktif sifilis, sementara hasil pemeriksaan dahak untuk TBC masih menunggu analisis laboratorium.


Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Agus Imam Taufik mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif sekaligus pelayanan kesehatan berkelanjutan bagi warga binaan.


“Kesehatan warga binaan menjadi prioritas kami. Skrining ini penting sebagai deteksi dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat, sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular di lingkungan lapas,” ujar Agus Imam.


Ia menambahkan, WBP yang terindikasi mengidap penyakit menular akan segera mendapatkan tindak lanjut berupa pemeriksaan lanjutan dan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku dengan melibatkan fasilitas layanan kesehatan setempat.


Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan tertib, aman, dan kondusif dengan pengawalan petugas pengamanan. Melalui kegiatan ini, pihak lapas berharap lingkungan pemasyarakatan tetap terjaga dalam kondisi sehat, aman, dan humanis bagi seluruh warga binaan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lapas Bagansiapiapi Perkuat Deteksi Dini Kesehatan WBP Melalui Skrining Penyakit Menular

Trending Now