Pemko Medan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Bersama IOM Jelang Musim Hujan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:19 WIB Last Updated 2026-09-03T02:19:58Z

 


MEDAN -Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat kesiapsiagaan bencana serta kolaborasi kemanusiaan menjelang musim hujan yang diperkirakan mulai September 2026. Langkah ini diambil sebagai respons atas pengalaman banjir besar yang terjadi pada tahun sebelumnya. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi bersama International Organization for Migration (IOM) di Balai Kota Medan, Jumat (28/8/2026).


Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi peran IOM dalam membantu penanganan banjir tahun lalu. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas pihak untuk mencegah terulangnya bencana serupa."Sesama manusia harus saling tolong-menolong. Terima kasih kepada IOM yang telah membantu Pemko Medan saat bencana banjir tahun lalu," ujar Zakiyuddin.


Menurutnya, kesiapsiagaan menghadapi bencana harus dilakukan secara terencana dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk organisasi internasional. Upaya ini meliputi peningkatan koordinasi, kesiapan logistik, serta edukasi kepada masyarakat.Sementara itu, Chief of Mission IOM Indonesia, Jeffrey Labovitz, menyampaikan bahwa jumlah pengungsi di Kota Medan saat ini menurun menjadi sekitar 1.000 orang dari sebelumnya 2.200 orang. Para pengungsi tersebut berasal dari 15 negara, dengan jumlah terbanyak dari Afghanistan dan Somalia.


Jeffrey juga mengungkapkan kisah solidaritas saat banjir melanda Medan, di mana para pengungsi turut membantu warga setempat, termasuk membersihkan rumah-rumah milik lanjut usia."Kunjungan ini menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada Pemko Medan atas dukungan berkelanjutan dalam menerima dan membantu para pengungsi, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama," kata Jeffrey.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemko Medan Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Bersama IOM Jelang Musim Hujan

Trending Now