Wali Kota Medan: Tanpa Pemberitaan, Hasil Pembangunan Tak Diketahui Masyarakat

REDAKSI
Kamis, 07 Mei 2026 | 20:27 WIB Last Updated 2026-06-05T02:16:00Z


Gayamedan.com
- Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan peran strategis media massa dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sehingga berbagai program dan hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah dapat diketahui publik secara luas.


Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) periode 2026-2029 di Gedung TP PKK Kota Medan, Kamis.

 

"Tanpa pemberitaan, pembangunan yang dilakukan pemerintah tidak akan diketahui masyarakat. Ada puskesmas yang rusak lalu dibangun menjadi lebih baik, kalau tidak ada yang memberitakan, siapa yang tahu? Di sinilah peran penting rekan-rekan wartawan sebagai jembatan komunikasi dua arah," ujar Rico Waas.


Dalam kesempatan itu, Rico Waas mengajak wartawan yang tergabung dalam PWPM untuk mampu menerjemahkan berbagai program pembangunan pemerintah ke dalam karya jurnalistik yang informatif, menarik, sekaligus tetap kritis.


Menurut dia, rendahnya tingkat literasi masyarakat menjadi tantangan tersendiri bagi insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.


Karena itu, ia mendorong para jurnalis untuk tidak hanya terpaku pada pola penulisan berita yang normatif, tetapi juga menghadirkan sudut pandang yang lebih kreatif agar mampu menarik minat baca masyarakat.


"Masyarakat perlu didorong agar mau membaca. Saya berharap program-program pemerintah dapat diterjemahkan melalui pemberitaan yang beragam. Kritik dan saran juga harus ada, dan kami akan sangat mengapresiasi jika hal itu dilakukan demi kepentingan masyarakat," katanya.


Selain itu, Rico Waas juga mengingatkan pentingnya menjaga akurasi di tengah derasnya arus informasi digital dan tuntutan kecepatan dalam penyajian berita.


Menurut dia, wartawan saat ini menghadapi tantangan untuk menyampaikan informasi secara cepat tanpa mengabaikan verifikasi data dan kualitas pemberitaan.


Oleh karena itu, ia mendukung peningkatan kapasitas anggota PWPM melalui berbagai pelatihan jurnalistik yang berkelanjutan agar mampu menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, terutama saat meliput peristiwa darurat maupun isu-isu strategis daerah.


Rico Waas juga meminta PWPM ikut mengawal penyebarluasan informasi mengenai sejumlah proyek strategis yang sedang berjalan di Kota Medan, termasuk proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menjadi bagian dari program transportasi massal perkotaan.


Sementara itu, Ketua PWPM periode 2026-2029, Muhammad Edison Ginting, mengatakan pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di lingkungan Pemerintah Kota Medan.


Ia menilai tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya teknologi digital dan derasnya arus informasi di media sosial.


"Saya bertekad mengangkat marwah wartawan Pemko Medan. Profesi ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga amanah publik yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab," ujar Edison.


Menurut dia, kepengurusan baru PWPM akan fokus melaksanakan berbagai program peningkatan kapasitas anggota, antara lain pelatihan jurnalistik berbasis data, literasi cek fakta, serta penguatan etika jurnalistik.


Selain itu, PWPM juga berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif.


"Kita tidak boleh kalah oleh teknologi, tetapi juga tidak boleh sekadar mengikuti tren. Kita harus memimpin dengan kualitas," kata Edison.


Muhammad Edison Ginting terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWPM periode 2026-2029 dan didukung 58 anggota yang masuk dalam susunan kepengurusan organisasi tersebut. 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Wali Kota Medan: Tanpa Pemberitaan, Hasil Pembangunan Tak Diketahui Masyarakat

Trending Now