MEDAN | GAYA MEDAN.COM- Aksi nekat komplotan perampok berkedok debt collector terjadi di Jalan Sisingamangaraja, tak jauh dari jembatan Titi Sungai Amplas, Senin (13/4/2026) siang. Dari enam pelaku yang terlibat, dua di antaranya babak belur dihajar massa setelah tertangkap warga.
Para pelaku diketahui beraksi menggunakan satu unit mobil Calya warna hitam bernomor polisi BK 1594 WA serta beberapa sepeda motor matic.
Korban, satu keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak, saat itu tengah dalam perjalanan pulang dari Jalan Karya Wisata menuju Tanjung Mulia dengan mengendarai mobil Calya warna silver BK 1390 ZKD.
Namun nahas, saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan korban tiba-tiba dipepet oleh para pelaku.
"Pelaku langsung turun dan memaksa membuka pintu serta merampas kunci mobil,” ungkap keterangan di lokasi.
Korban sempat memberikan perlawanan dan menjelaskan bahwa mobil tersebut dibeli secara kontan, bukan kredit. Namun para pelaku tak menggubris dan tetap memaksa.
Karena kalah jumlah, para pelaku akhirnya berhasil menguasai kendaraan korban.
Situasi semakin mencekam saat seorang wanita yang merupakan istri korban berusaha mempertahankan mobilnya sambil berteriak meminta tolong.
Namun salah satu pelaku yang sudah menguasai kemudi tetap tancap gas. Korban yang masih memegang pintu dan sempat naik ke kap penutup mesin mobil terseret hingga mengalami luka-luka.
Melihat kejadian itu, warga sekitar langsung bergerak cepat memberikan pertolongan sekaligus mengejar para pelaku.
Hasilnya, dua orang pelaku berhasil ditangkap warga dan langsung menjadi sasaran amukan massa hingga babak belur.
Sementara empat pelaku lainnya berhasil kabur membawa mobil korban ke arah Simpang Amplas.
Kedua pelaku yang diamankan diketahui berinisial H Sihombing (62), warga Gang Perta Medan, dan Wandi (22), warga Medan Johor.
Saat ini, kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Polsek Patumbak untuk proses lebih lanjut. Sedangkan korban disarankan segera membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
'Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang melarikan diri,” ujar sumber kepolisian.(GM
