Pemko Medan Akan Surati Rumah di Bantaran Sungai Deli, Imbau Tak Buang Sampah dan Pertimbangkan Relokasi

REDAKSI
Kamis, 05 Februari 2026 | 19:59 WIB Last Updated 2026-03-04T04:03:31Z

Ket Foto: Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap usai menyusuri Sungai Deli menggunakan perahu karet dalam rangkaian kegiatan pembersihan sungai, Kamis (5/2/2026).

Gayamedan.com
– Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan menyurati seluruh rumah dan bangunan yang berada di bantaran Sungai Deli agar tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai serta mempertimbangkan untuk tidak tinggal di kawasan tersebut.


Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap usai menyusuri Sungai Deli menggunakan perahu karet dalam rangkaian kegiatan pembersihan sungai, Kamis (5/2/2026).


Dari hasil penelusuran mulai Taman Avros hingga titik di bawah jembatan Jalan Raden Saleh, ditemukan banyak sampah berserakan serta bangunan yang berdiri di badan sungai.


“Ini menjadi salah satu penyebab banjir karena sungai semakin menyempit dan dangkal. Sampah juga sangat banyak berserakan,” ujar Zakiyuddin didampingi Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan Melvi Marlabayana, Plt Kepala Dinas SDABMBK Gibson Panjaitan, dan Plt Kabag Tapem Setda Kota Medan Rasyid Ridho Nasution.


Menurutnya, rumah-rumah di bantaran sungai berpotensi besar membuang sampah langsung ke aliran air. Selain itu, keberadaan bangunan di badan sungai meningkatkan risiko banjir serta membahayakan keselamatan warga.


“Tadi kita melihat langsung, sudah banyak rumah yang terdampak banjir bahkan ada yang rubuh. Tidak menutup kemungkinan ke depan bisa menimbulkan korban jiwa jika tetap tinggal di pinggir sungai,” kata Zakiyuddin.


Ia menegaskan, kegiatan pembersihan sungai tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dan jajaran pemerintah untuk melaksanakan gerakan bersih-bersih lingkungan, dimulai dari rumah dan kantor masing-masing.


Zakiyuddin menambahkan, pembersihan lingkungan sejatinya telah menjadi kewajiban rutin yang dilakukan petugas kecamatan dan P3SU. Namun, kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh elemen, termasuk aparatur sipil negara (ASN), dalam menjaga kebersihan.


"Tugas kita sekarang adalah mempertegas dan mengajak semua pihak, minimal ASN, untuk mulai membiasakan hidup bersih,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin juga meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) segera melakukan normalisasi Sungai Deli. Ia menyebut, selama sekitar 20 tahun terakhir belum dilakukan normalisasi sehingga kondisi sungai semakin dangkal dan menyempit.


“Kita akan berjuang tahun ini agar normalisasi sungai, pendangkalan, dan pelebaran bisa dimulai. Kalau tidak, Medan akan terus menghadapi banjir seperti dua tahun terakhir,” jelasnya.


Pemko Medan, lanjut Zakiyuddin, akan terus berkoordinasi dengan BWSS dan pemerintah pusat terkait rencana normalisasi tersebut. 


"Kita juga berharap dengan adanya pembangunan rumah susun sebagai solusi hunian bagi warga yang saat ini bermukim di bantaran sungai," jelasnya. (gm/ar)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pemko Medan Akan Surati Rumah di Bantaran Sungai Deli, Imbau Tak Buang Sampah dan Pertimbangkan Relokasi

Trending Now