Rico Waas: Tenis Meja Tetap Jadi Olahraga Favorit Lintas Generasi, Pemko Medan Siap Dukung Pembinaan Atlet

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:08 WIB Last Updated 2026-08-03T12:08:57Z

 


MEDAN – Di tengah meningkatnya popularitas cabang olahraga baru seperti padel dan pickleball di Kota Medan, tenis meja tetap menunjukkan eksistensinya sebagai olahraga yang digemari berbagai kalangan. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menutup Turnamen Tenis Meja Antar-Persatuan Tenis Meja (PTM) se-Kota Medan memperebutkan Piala Wali Kota Medan 2026 di GOR Basket Dispora Sumatera Utara, Jalan Pancing, Minggu (19/7/2026).


Dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan Aswindy Fachrizal, Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Medan Hendra Irsan, para atlet, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan T. Chairuniza, serta Camat Medan Tembung Muhammad Idris, Rico menilai tenis meja memiliki daya tarik yang sulit tergantikan karena memadukan kecepatan, strategi, konsentrasi, dan keterampilan teknik dalam setiap pertandingan.


"Keseruan inilah yang membuat tenis meja mampu bertahan sebagai salah satu olahraga favorit lintas generasi," ujar Rico Waas.


Menurutnya, tenis meja merupakan olahraga yang mudah diakses masyarakat karena tidak membutuhkan lapangan yang luas. Permainan tersebut dapat dilakukan di rumah, kantor, maupun lingkungan komunitas sehingga menjadi salah satu cabang olahraga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.


"Tenis meja ini menurut saya terus menyisakan sebuah keseruan yang tidak henti-henti dan tidak bosan-bosannya. Lapangannya tidak perlu besar, tinggal bawa meja saja. Mau di rumah bisa, di kantor bisa, di tempat perkumpulan bisa. Bahkan setiap momen 17 Agustus, olahraga ini insyaallah selalu ada," katanya.


Rico menilai anggapan bahwa tenis meja merupakan olahraga yang mudah dimainkan tidak sepenuhnya benar. Menurutnya, di balik ukuran meja yang relatif kecil, olahraga tersebut menuntut kemampuan teknik, strategi, ketepatan membaca arah bola, serta refleks yang sangat cepat.


"Melihatnya kelihatan gampang, ternyata begitu didalami tekniknya sangat luar biasa dan makin lama makin sulit. Pukulannya tidak cuma lurus, ada tipuan, ada yang pukulannya tak tampak. Bahkan kalau atlet profesional yang main, ruangannya rasanya jadi tidak terbatas, bisa bergerak ke mana-mana padahal ukuran mejanya kecil," ujarnya.


Sebagai salah satu penggemar tenis meja, Rico mengatakan olahraga tersebut juga efektif melatih kecepatan berpikir dan refleks tubuh karena setiap reli bola berlangsung dalam tempo yang sangat cepat sehingga pemain dituntut mengambil keputusan hanya dalam hitungan detik.


Pemerintah Kota Medan, lanjut Rico, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen antar-PTM tersebut sebagai bagian dari pembinaan olahraga prestasi. Ia berharap kompetisi serupa dapat digelar secara berkelanjutan dengan skala yang lebih besar serta menghadirkan lebih banyak kategori pertandingan.


"Intinya yang kami harapkan adalah tumbuh banyak bibit atlet muda yang ke depannya akan mewarnai kejuaraan tenis meja di Kota Medan. Selamat kepada para pemenang turnamen tahun 2026 ini. Semoga ini menjadi pemantik semangat baru untuk menjadi atlet kebanggaan Kota Medan," pungkasnya.


Sementara itu, Ketua PTMSI Kota Medan Hendra Irsan menjelaskan turnamen yang berlangsung sejak 18 Juli 2026 tersebut diikuti oleh 30 Persatuan Tenis Meja (PTM). Untuk kategori tunggal pra-anak usia di bawah 15 tahun (U-15) diikuti 21 atlet, sedangkan kategori ganda Divisi 11 diikuti 54 pasangan.


Menurut Hendra, selain menjadi ajang kompetisi, turnamen tersebut juga menjadi sarana evaluasi bagi para pelatih dan klub dalam mengukur perkembangan kemampuan atlet.


"Turnamen ini diharapkan menjadi wadah evaluasi bagi para pelatih dan klub tenis meja di Kota Medan untuk melihat sejauh mana perkembangan performa atlet mereka. Kami juga berharap sinergi antara lembaga pendidikan, klub, dan pengurus olahraga terus ditingkatkan demi kemajuan tenis meja di masa depan," katanya.


Sebagai penutup kegiatan, Rico Waas menyerahkan piala dan hadiah kepada para juara turnamen. Ia juga mengikuti pertandingan ekshibisi melawan Ketua PTMSI Kota Medan Hendra Irsan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga tenis meja di Kota Medan.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Rico Waas: Tenis Meja Tetap Jadi Olahraga Favorit Lintas Generasi, Pemko Medan Siap Dukung Pembinaan Atlet

Trending Now