Gayamedan.com – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi membuka Pasar Murah Pemko Medan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H di Lapangan Warna Warni Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Kamis (12/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Rico Waas tidak hanya membuka kegiatan secara seremoni, tetapi juga menegaskan kepada seluruh jajaran Pemko Medan agar memastikan distribusi bahan pokok tepat sasaran dan bebas dari praktik kecurangan.
“Jangan sampai masyarakat sudah senang dengan adanya pasar murah ini, tapi begitu sampai di kelurahan barangnya tidak ada. Baru dua hari sudah habis. Saya minta sistemnya diatur, jangan ada orang dalam yang bermain. Itu pelanggaran berat karena menyangkut kepercayaan masyarakat,” tegasnya.
Pasar murah yang digelar mulai 12 Februari hingga 12 Maret 2026 tersebut tersebar di 151 kelurahan se-Kota Medan. Program ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, saat permintaan bahan pangan cenderung meningkat.
“Pemko Medan berkomitmen memperhatikan kebutuhan warga. Apalagi menjelang puasa, kebutuhan pokok pasti meningkat, dari belanja harian sampai persiapan membuat kue lebaran,” ujar Rico Waas.
Untuk mendukung program tersebut, Pemko Medan menggelontorkan subsidi lebih dari Rp4 miliar guna menekan harga bahan pokok agar lebih murah dari harga pasar. Salah satu komoditas utama yang disiapkan adalah beras dengan total stok mencapai 430 ton.
“Jika satu ton beras dibagi dalam kemasan 5 kilogram, maka 400 ton saja bisa menjangkau 80.000 warga. Saya ingin memastikan manfaat ini benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Rico Waas juga memastikan kualitas bahan pokok yang dijual tetap terjaga.
“Beras yang kita jual bukan SPHP, tapi beras medium menuju premium. Biasanya Rp15.000 per kilogram, sekarang menjadi Rp11.600,” jelasnya.
Penurunan harga juga berlaku untuk komoditas lain, di antaranya gula pasir dari Rp18.500 menjadi Rp15.200 per kilogram, tepung terigu dari Rp10.500 menjadi Rp8.600 per kilogram, telur dari Rp1.900 menjadi Rp1.350 per butir, dan kacang tanah kupas dari Rp34.000 menjadi Rp28.600 per kilogram.
Selain itu, minyak goreng turun dari Rp20.500 menjadi Rp17.700 per liter, margarin dari Rp9.500 menjadi Rp6.400 per kemasan, serta beberapa merek sirup yang juga mengalami penurunan harga.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Citra Effendi Capah, melaporkan bahwa pasar murah digelar di 151 titik selama 30 hari dengan total subsidi mencapai Rp4.170.656.500.
“Ini merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat dalam pemenuhan ketersediaan bahan pangan,” ujarnya.
Pembukaan pasar murah yang dirangkaikan dengan penyerahan sembako bagi masyarakat kurang mampu tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Medan Hadi Suhendra, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsun, serta para camat se-Kota Medan. (gm/ar)


