JABAR | GAYA MEDAN.COM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum, atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung terwujudnya program swasembada pangan nasional.
Penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di sela kegiatan panen raya nasional dan pengumuman keberhasilan pencapaian swasembada pangan, yang dipusatkan di Karawang, Jawa Barat.
Acara tersebut dihadiri lebih dari 5.000 petani dan penyuluh pertanian se-Jawa Barat, serta disaksikan secara daring oleh sekitar dua juta petani dari seluruh Indonesia.
Selain Kajati Sumatera Utara, Presiden RI juga menganugerahkan tanda kehormatan yang sama kepada sejumlah pejabat tinggi Kejaksaan Republik Indonesia, di antaranya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Dr. Febrie Adriansyah, Kepala Badan Pemulihan Aset Dr. Kuntadi, Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Dr. Reda Mantovani, serta Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Pertimbangan Hukum Katarina Endang Sarwestri
Tak hanya itu, penghargaan Satya Lencana Wira Karya juga diberikan kepada Kajati Jawa Barat, Kajati Jawa Timur, Kajati Sulawesi Selatan, hingga Inspektur Keuangan pada Jaksa Agung Muda Pengawasan H. Agus Salim, sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Kejaksaan dalam mendukung kebijakan strategis nasional.
Tanda kehormatan Satya Lencana Wira Karya merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia, yang diberikan kepada warga negara atas darma bakti dan jasa luar biasa dalam pembangunan nasional, serta kontribusi nyata yang berdampak luas bagi kepentingan masyarakat dan negara.
Dalam pernyataan resminya, Kajati Sumatera Utara Dr. Harli Siregar menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas penghargaan yang diterimanya.
“Penerimaan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia merupakan sebuah penghargaan dan apresiasi yang sangat luar biasa. Ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara,” ujar Harli Siregar.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa aparatur penegak hukum mampu memberikan pelayanan publik secara maksimal dan profesional.
“Penghargaan ini membuktikan bahwa para pejabat publik telah berupaya memberikan pelayanan umum yang baik dan layak. Tentunya, ini menjadi pendorong dan motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Harli Siregar menekankan komitmennya untuk terus mendorong penegakan hukum yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
“Ke depan, kami akan melaksanakan langkah-langkah strategis dalam penegakan hukum yang berorientasi pada kepentingan umum dan kemaslahatan masyarakat,” pungkasnya.(GM)
